4 Hal Kenapa Kita Bisa PB Di Gold Coast Marathon 

 

IdeaKita.com – Tak berlebihan bila kita ingin mencanangkan race Gold Coast Marathon (GCM) 2018 yang akan digelar pada tanggal 1 Juli 2018 mendatang sebagai ajang meraih Personal Best atau yang kerap disebut PB.

Bagi seorang runner, catatan waktu tercepat untuk menyelesaikan satu race lari memang menjadi hal penting lantaran bisa mengukur sejauh mana perkembangan kemampuan lari kita.

Tapi sebenarnya PB tidak hanya tergantung dari faktor intern, seperti sejauh mana latihan kita. PB juga sangat terkait erat dengan kondisi race yang kita ikuti.

Nah, kenapa Gold Coast Marathon 2018 cocok dijadikan ajang race untuk mendapatkan PB? Berikut ini alasannya:

1. Trek Datar

Bagi yang pernah ikut race lari tahunan yang sudah digelar sejak 1979 ini, pasti mengamini kalau Gold Coast Marathon adalah race yang treknya full flat.

“Ada sih tanjakan saat kita lewat jembatan, tapi itu tanjakan yang  halus sekali. Nyaris tak terasa ada tanjakan,” kata Tono Raharja yang tahun ini ikut GCM katagori marathon.

Sebagai perbandingan, catatan waktu Tono, begitu salah satu co founder Yuk Trevel ini disapa, saat ikut race  Full Maratahon (FM) di Jakarta Marathon,  5 jam lebih. Sementara di GCM, ia mampu memangkas  1 jam.  Catatan waktunya hanya 4 jam 7 menit dan menjadi catatan terbaik Tono untuk FM

2. Daerah Tropis

Gold Coast adalah salah satu wilayah negara bagian Queensland. Tempat ini menjadi wilayah tropis karena dekat dengan garis Khatulistiwa. Jadi bagi runner asal Indonesia paparan sinar matahari di kota yang punya pantai panjang dengan pasir putih ini bukan hal yang menyiksa karena sudah terbiasa.  Sebagai gambaran, waktu start FM di GCM jam 07.20 am.

3. Suhu Sangat Mendukung

Saat race Gold Coast Marathon digelar 1 Juli medatang, diperkirakan suhu di sana 9 derajat. Dingin? iya sih, tapi tentu sangat nyaman untuk lari. Untuk menghangatkan badan, biasanya para pelari  start dengan jas hujan sekali pakai. Tapi di KM 2 jas hujan itu langsung dibuang.

Peserta GCM juga tak perlu harus kedinginan lantaran menunggu bendera start dikibarkan. Datang ke lokasi bisa beberapa menit menjelang pelelasan lantaran ada trem yang menuju lokasi start.

Khusus untuk runner yang ikut paket Yuk Trevel, mereka akan menginap di Watermark Hotel. Nah, di  depan hotel tersebut ada halte trem yang cuma perlu 5 menit ke lokasi start.

4. Penuh Hiburan

Trek GCM itu bukan hanya flat, tetapi juga mulus dan di sepanjang jalan penuh hiburan, mulai dari musik hingga tari-tarian. Pelari pun dibuat tak akan bosan saat menyelesaikan langkah demi langkah menuju garis finish.

Bahkan bila jersey yang kita kenakan tertulis nama, maka masyarakat yang berjejer di pinggir jalan akan memberi semangat dengan meneriakkan nama kita. Wow…

Runner bukan hanya dielu-elukan saat berada di lintasan. Perlakuan sama juga dirasakan saat mereka jalan-jalan,  baik sebelum muapun sesudah race berlangsung.

Itu sebabnya, Regnata Revi Fayola, salah satu peserta GCM 2017 menyarankan agar saat ke luar hotel, runner memasang BIB.

“Banyak fasilitas yang bisa digunakan. Salah satunya, kalau naik trem gratis. Bahkan banyak toko yang memberi diskon bila kita bisa menunjukkan BIB GCM,” kata Yola saat tampil di acara Gold Coast Marathon Organiser 40 Tahun Gold Coast Marathon di fX Sudirman, Senin (4/12) silam.

Uniknya, saat habis race dan masih berkalung medali, setiap ketemu orang kita akan diberi ucapan selamat. “Jadi kita diperlakukan kayak seorang pahlawan yang baru menang perang.”

Jadi siap meraih Personal Best di Gold Coast Marathon 2018?